Samsung Resmi Mulai Produksi Massal Chip Memori GDDR7 24 Gb, Sampel 36 Gbps Mulai Dikirim ke Mitra Industri

Table of Contents

Samsung kembali menegaskan dominasinya di industri semikonduktor global dengan pengumuman bahwa perusahaan telah resmi memulai produksi massal chip memori GDDR7 berkapasitas 24 Gb. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam upaya menghadirkan solusi memori berperforma sangat tinggi untuk GPU generasi berikutnya, baik di segmen gaming enthusiast, AI acceleration, maupun aplikasi profesional seperti visualisasi 3D dan komputasi ilmiah.

Selain memulai produksi massal varian 24 Gb, Samsung juga memastikan bahwa sampel GDDR7 yang mendukung kecepatan transfer hingga 36 Gbps sudah mulai dikirim kepada para mitra industri, termasuk produsen GPU, OEM laptop performa tinggi, serta integrator solusi AI. Dengan demikian, ekosistem perangkat keras dapat mulai melakukan validasi performa dan kompatibilitas terhadap modul memori terbaru ini.

Lompatan Performa Signifikan Dibanding Generasi GDDR6 & GDDR6X

Teknologi GDDR7 yang dikembangkan Samsung dirancang untuk menjawab kebutuhan bandwidth yang kian meningkat pada GPU generasi mendatang. Dibandingkan dengan GDDR6, Samsung menyatakan bahwa:

  • Peningkatan bandwidth mencapai 50%

  • Efisiensi energi meningkat lebih dari 20%

  • Stabilitas pada frekuensi ekstrem semakin baik berkat arsitektur sinyal PAM3

Teknologi Pulse-Amplitude Modulation 3-level atau PAM3 inilah yang menjadi inti peningkatan performa GDDR7. Dengan skema sinyal baru, modul dapat mencapai tingkat transfer data yang jauh lebih tinggi tanpa harus menaikkan voltase secara drastis — sehingga menghasilkan efisiensi termal yang lebih baik.

Detail Teknologi: Apa yang Membuat GDDR7 Lebih Cepat?

Samsung mengungkapkan beberapa inovasi dalam pengembangan chip GDDR7 generasi ini, antara lain:

1. PAM3 Signaling

Berbeda dari NRZ (Non-Return-to-Zero) pada GDDR6, PAM3 memungkinkan tiga level sinyal untuk mentransmisikan lebih banyak data per siklus tanpa peningkatan noise drastis.

2. Desain Die 24 Gb (3 GB per chip)

Dengan kapasitas 24 Gb per die, produsen GPU kini dapat:

  • Menggunakan lebih sedikit chip untuk mencapai konfigurasi memori besar

  • Mengurangi konsumsi daya total modul

  • Meningkatkan kepadatan memori pada kartu grafis kelas premium

Ini sangat relevan bagi GPU yang menarget VRAM 24 GB hingga 48 GB.

3. Efisiensi Termal Ditingkatkan

Samsung menyertakan material baru pada paket IC untuk mengurangi panas, memungkinkan chip bekerja stabil di kecepatan sangat tinggi, termasuk opsi 32 Gbps dan 36 Gbps.

4. Kompatibilitas dengan Arsitektur GPU Modern

GDDR7 dikembangkan bersamaan dengan mitra besar seperti NVIDIA, AMD, dan kemungkinan Intel. Hal ini memastikan integrasi mulus pada GPU masa depan untuk PC gaming, workstation, dan akselerator AI ringan.


Kecepatan 36 Gbps: untuk GPU Kelas Flagship dan AI Ringan

Sampel yang dikirim Samsung mencakup varian hingga 36 Gbps, menjadikannya salah satu teknologi DRAM tercepat yang tersedia untuk segmen komersial. Dengan kecepatan tersebut, kartu grafis masa depan dapat menembus:

  • Bandwidth > 1.5 TB/s pada bus 384-bit

  • Bandwidth > 1.0 TB/s pada bus 256-bit

Ini merupakan peningkatan yang sangat besar yang akan berdampak langsung pada:

  • Performa ray tracing

  • Rendering profesional (Octane, Blender, Unreal Engine)

  • Gaming AAA beresolusi 4K hingga 8K

  • Pengolahan video 12-bit dan 16-bit RAW

  • AI inferensi yang mengandalkan VRAM berkecepatan tinggi

Dampak pada Industri: Siapa yang Paling Diuntungkan?

1. Gamer dan Enthusiast PC

Dengan bandwidth lebih besar, GPU akan mengalami bottleneck yang jauh lebih kecil, terutama pada game dengan aset tekstur berukuran sangat besar atau fitur ray tracing berat.

2. Industri Kecerdasan Buatan

Walau GDDR tidak bisa menggantikan HBM pada akselerator AI kelas berat, modul GDDR7 cepat akan sangat berguna untuk perangkat:

  • AI PC / AI laptop

  • Akselerator AI konsumer

  • GPU workstation kelas menengah

3. Kreator Profesional

Kecepatan memori yang lebih tinggi meningkatkan performa aplikasi seperti:

  • Adobe After Effects & Premiere Pro

  • Blender Cycles

  • DaVinci Resolve

  • CAD dan simulasi teknik

Samsung Memperkuat Posisinya di Pasar Memori Global

Samsung telah lama menjadi pemimpin dalam teknologi DRAM, baik LPDDR untuk perangkat mobile, DDR untuk PC dan server, maupun GDDR untuk GPU. Produksi massal GDDR7 ini menandakan bahwa Samsung siap memasok kebutuhan pasar pada tahun 2025–2026, ketika GPU generasi baru seperti NVIDIA GeForce RTX 50 Series dan AMD Radeon RX 8000 diperkirakan meluncur.

Perusahaan juga bersaing ketat dengan kompetitor seperti SK Hynix dan Micron yang juga mengembangkan GDDR7, namun Samsung menjadi salah satu yang pertama memulai produksi massal, memberi mereka keuntungan dalam hal pasokan dan integrasi awal pada kartu grafis generasi berikutnya.

Kesimpulan

Dengan dimulainya produksi massal GDDR7 24 Gb serta pengiriman sampel 36 Gbps, Samsung menegaskan posisinya sebagai pemain utama dalam industri semikonduktor berperforma tinggi. Teknologi ini membuka jalan bagi lahirnya GPU generasi berikutnya yang lebih cepat, lebih efisien, dan lebih siap menjalankan beban kerja masa depan — mulai dari gaming 8K, VR tingkat lanjut, hingga AI generatif on-device.

Samsung menunjukkan bahwa masa depan komputasi berkecepatan tinggi semakin dekat, dan GDDR7 akan menjadi salah satu fondasi utamanya

Post a Comment